Mendengar Big Bos berangkat ke London dapat undangan menghadiri pesta akbar terbesar pernikahan William - Kate Middleton, wooow membuatku tercengan, hebat yaa.... padahal Obama saja tidak di undang. Beliau sudah berangkat kemarin terbang ke London perwakilan dari perusahaan kami yang berada di Indonesia berpusat di Inggris.

Mendengar berita pakaian apa yang akan dipakai pada perhelatan acara pemberkatan 29 April 2011 nanti ternyata ada perubahan, semula aku berpikir Big bos dan Isteri akan menggunakan gaun khas Indonesia.
Ternyata semua diganti dengan pakaian resmi formal nah loh.. apa tidak saltum? usut punya usut akan langsung ada ceremonial di kantor pusat perusahaan kami, jadi tidak akan membuat ribet untuk ganti pakaian. Besoknya akan lanjut perjalanan ke Paris khusus untuk qualifier. Aah tapi kan tak masalah menggunakan gaun. *Ngeyel. Eits.. tunggu aku di Paris ya pak!! #Notetoself.
Gaun seperti ini mungkin

Atau seperti ini..
Kehidupan di Inggris berdasarkan cerita dari saudaraku yang study di
Loughborough University, United Kingdom, menerima beasiswa S3 nya ternyata menyenangkan. Bayangkan sekolah disana gratis, anaknya yang bersekolah di komunitas Indonesia pun bersekolah gratis dan diberi laptop secara gratis pula oleh pemerintahan Inggris. Bandingin lagi dengan Indonesia, semua justru membayar mahal demi mendapatkan sekolah yang terbaik. Eh malah bahas pendidikan
. Fashion disana menarik dan klasik.
Fashion di Inggris pada tahun 1950an, tren fashion yang berkembang disebut dengan istilah Teddy boys. gaya ini muncul setelah perang yang panjang di Inggris. Sejak itu masyarakat mulai menyadari pentingnya untuk bersatu dan ingin mengurangi kesenjangan sosial. Untuk mengekspresikan hal itu, para penjahit tradisional mulai memperkenalkan jas berkancing satu, panjang dan pas di badan. Bahannya dari beludru yang diberi manset. Gaya jas ini sangat flamboyan dan elegan, sehingga di mata para pekerja pabrik persamaan derajat yang telah dijanjikan hanyalah omong kosong. Tapi kaum muda tidak menyerah, dengan kreatif mereka memadukan semangat lewat gaya baju yang elegan, efektif dan powerful. Gaya tersebut mereka pakai sehari – hari dan dikenal dengan istilah teddy boys.
Jadul amat yakhz,,
Mode yang berkembang pada tahun 60an terkenal dengan istilah MODS. Mods berasal dari kata “Modernist”. jika di Teddy boys perbedaan kelas sangat ditonjolkan, kaum MODS mau mengekspresikan tidak adanya perbedaan kelas lewat baju yang dipakai. Akhirnya mereka memilih fashion yang minimalis.
Karakter Mods untuk lelaki adalah rambut yang dipotong rapi ala anak kuliahan, kerah kemeja bundar, jaket tipe roman yang pendek dan berkancing tiga, celana yang menyempit tanpa adanya lipatan di bawahnya dan sepatu lancip.

Sedangkan gaya mods untuk wanita adalah ciri rambut perponi rapi, potongan bob, stocking mulus, rok yang bawahnya tidak banyak sisa, jaket blazer yang pendek dan sepatu lancip. Mods memberikan inspirasi kepada moder jazz dan penekanan arti “less is more”.


Disini untuk selebriti terkenal dengan style fashion yang masih menggunakan gaya mods adalah Victoria Becham, dikarena suaminya David Becham berdarah Inggris dan mendapat gelar kerajaan, selain itu memang dia menyukai fashion seperti itu.

Foto diambil dari browsing.
Mendengar berita pakaian apa yang akan dipakai pada perhelatan acara pemberkatan 29 April 2011 nanti ternyata ada perubahan, semula aku berpikir Big bos dan Isteri akan menggunakan gaun khas Indonesia.
Ternyata semua diganti dengan pakaian resmi formal nah loh.. apa tidak saltum? usut punya usut akan langsung ada ceremonial di kantor pusat perusahaan kami, jadi tidak akan membuat ribet untuk ganti pakaian. Besoknya akan lanjut perjalanan ke Paris khusus untuk qualifier. Aah tapi kan tak masalah menggunakan gaun. *Ngeyel. Eits.. tunggu aku di Paris ya pak!! #Notetoself.
Gaun seperti ini mungkin
Atau seperti ini..
Fashion di Inggris pada tahun 1950an, tren fashion yang berkembang disebut dengan istilah Teddy boys. gaya ini muncul setelah perang yang panjang di Inggris. Sejak itu masyarakat mulai menyadari pentingnya untuk bersatu dan ingin mengurangi kesenjangan sosial. Untuk mengekspresikan hal itu, para penjahit tradisional mulai memperkenalkan jas berkancing satu, panjang dan pas di badan. Bahannya dari beludru yang diberi manset. Gaya jas ini sangat flamboyan dan elegan, sehingga di mata para pekerja pabrik persamaan derajat yang telah dijanjikan hanyalah omong kosong. Tapi kaum muda tidak menyerah, dengan kreatif mereka memadukan semangat lewat gaya baju yang elegan, efektif dan powerful. Gaya tersebut mereka pakai sehari – hari dan dikenal dengan istilah teddy boys.
Mode yang berkembang pada tahun 60an terkenal dengan istilah MODS. Mods berasal dari kata “Modernist”. jika di Teddy boys perbedaan kelas sangat ditonjolkan, kaum MODS mau mengekspresikan tidak adanya perbedaan kelas lewat baju yang dipakai. Akhirnya mereka memilih fashion yang minimalis.
Karakter Mods untuk lelaki adalah rambut yang dipotong rapi ala anak kuliahan, kerah kemeja bundar, jaket tipe roman yang pendek dan berkancing tiga, celana yang menyempit tanpa adanya lipatan di bawahnya dan sepatu lancip.
Sedangkan gaya mods untuk wanita adalah ciri rambut perponi rapi, potongan bob, stocking mulus, rok yang bawahnya tidak banyak sisa, jaket blazer yang pendek dan sepatu lancip. Mods memberikan inspirasi kepada moder jazz dan penekanan arti “less is more”.
Disini untuk selebriti terkenal dengan style fashion yang masih menggunakan gaya mods adalah Victoria Becham, dikarena suaminya David Becham berdarah Inggris dan mendapat gelar kerajaan, selain itu memang dia menyukai fashion seperti itu.
Foto diambil dari browsing.
*karungan goni*
ReplyDeleteAti2 kutuen
ReplyDeleteLen...mbok ya nitip nang bos-e njenengan
ReplyDeletenitip Pangeran William ae siji ndhil.... :>
yo tak kon gawakke sticker sing iso digawe tato ya.. :D
ReplyDeletefoto yg cwo2 modern cakep2 yah? *ngiler.hehe*
ReplyDeleteOia, mbak len krja dimana sih? :D
Ehh Nafsu juga sama bule ahahahhaa
ReplyDeleteDi mana hayo yang perush berpusat di Inggris? "life assurance"
ReplyDeleteinisial P yah? *ngasal* :D
ReplyDeleteEh Len, jadi inti jurnal ini ngomongin gaya busana ya, hihihi, pembukaannya yg menarik dan kusuka :-)
ReplyDeleteBTW, aku jadi kangen UK juga, huhuhu...
[kenangan 3 tahun di sana sulit dienyahkan dari benak, hiks]
suka gaunnya mba
ReplyDeletepengen deh wedding gown-ku kayak gitu :p
ReplyDeleteAiiih *Blushing* makasih mbak ima sukaaa jurnalku, wah mbak Ima udah ngrasain sendiri kehidupan di UK gmn, aku lewat cerita aja udah gigit jari pengen kesana. *Berdoa dalam hati semoga suatu saat kesana, Amin
ReplyDeleteAyo Ii jait sendiri... Tjia you...
ReplyDeletelha kok ora melu mangkat len?
ReplyDeleteleny mangkat lho. adol akua akua mijon mijon yang dingin ning kana
ReplyDeletejare bathine isa digae tuku ferrari
wkwkwkwkwkwkwkw........yang haus.......yang hauuuuuuus....
ReplyDeleteiki lg ngitung duit bathi pakdhe.. bakulan aqua..aqua.. mizon..mizon.. nang buckingham
ReplyDeletedemi ferariiiii pakdheeee
ReplyDelete